Wednesday , 23 July 2014
Breaking News >>>

Silahkan Gunakan MESIN PENCARIAN Dibawah ini untuk menemukan Tulisan yang Anda Cari....

Daftar jadi Kontributor Penulis
Home » Berita Perpustakaan » Kalimantan Timur Ingin Bangun Perpustakaan Termegah di Indonesia

Kalimantan Timur Ingin Bangun Perpustakaan Termegah di Indonesia

Kalimantan Timur Ingin Bangun Perpustakaan Termegah di Indonesia

Dunia Perpustakaan || Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek juga akan membangun gedung baru Perpustakaan Kaltim yang termegah di Indonesia. Minimal kemegahan dan kecantikannya tidak kalah dengan Perpustakaan Soeman HS di Pekanbaru, Riau.

Sejumlah kalangan menilai kali ini gubernur berpikir benar, dan tekad ini patut didukung karena memiliki manfaat besar untuk mencerdaskan bangsa. Sejumlah gagasan “wah” gubernur sebelumnya banyak menuai kontroversi. Misalnya saat gubernur membangun convention hall di komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda yang fisiknya saja menelan dana APBD Rp 256 miliar.

Pekan lalu, Awang juga melontarkan mimpinya membangun lapangan golf berskala internasional. Kebetulan dia sudah mendapat tawaran lahan seluas 100 hektare dari Bupati Kukar Rita Widyasari di Jongkang, Loa Kulu. Ini akan menambah daftar proyek besar dan mercusuar yang sudah dimulai Awang sejak empat tahun lebih memimpin Kaltim.

Syafruddin Pernyata, mantan Kepala Badan Perpustakaan Kaltim, menyambut baik rencana Awang Faroek membangun gedung perpustakaan yang megah. “Saya kira ini gagasan yang sangat bagus. Patutlah kita dukung,” katanya, seperti dikutip dari tribunnews.com, Rabu (6/2/2013).

Ia menolak menanggapi proyek-proyek besar lainnya. Kebetulan dia mengaku mengetahui rencana pembangunan gedung tersebut.

Menurut Syafruddin, dirinya pernah beberapa kali mengusulkan kepada gubernur agar perpustakaan lama diperbesar atau dipindah. Gedung Perpustakaan Kaltim di Jl Juanda Samarinda saat ini dinilai sudah tidak layak. Selain karena aksesnya yang sulit, kapasitas ruangan sudah tak sebanding dengan jumlah pengunjung yang mencapai 2.000 orang per hari. Tempat ini juga tidak memiliki ruang baca dan belajar yang terpisah, layaknya perpustakaan berstandar internasional.

“Setengah bulan lalu saya sampaikan usulan itu lagi kepada Pak Gubernur saat rapat di Kantor PU Kaltim. Alhamdulilah gubernur akhirnya setuju,” kata Syafruddin. Ia dua tahun memimpin Badan Perpustakaan Kaltim. Sebelumnya ia menjabat Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kaltim, dan kini Kepala Badan Diklat Provinsi Kaltim.

Gubernur, kata Syafruddin bahkan ingin membangunnya secara megah. Minimal tidak kalah dengan gedung perpustakaan yang ada di Riau. Gedung perpustakaan Riau arsitekturnya cantik, terdiri enam lantai dan tempatnya strategis, di samping Kantor Gubernur Riau. Gubernur Awang Faroek ingin membangunnya di sebelah Education Centre di kompleks Stadion Madya Sempaja.

Menurut Syafruddin, kita bisa membangun banyak proyek besar. Kita juga bisa memberi beasiswa miliaran rupiah. Kenapa kita tidak bisa membangun gedung perpustakaan yang memadai. Syukur lagi bisa megah. Ini akan menjadi ikon baru bagi Kaltim. Sebagaimana Museum Nasional Jakarta dan Perpustakaan Nasional yang turut menjadi ikon bangsa. Letaknya pun strategis di Jl Merdeka Barat.

Antusias pengunjung Perpustakaan Kaltim selama ini sangat besar. Karena itu saat dia memimpin badan tersebut, perpustakaan tidak boleh libur dan harus buka hingga malam. Sebab tidak semua memiliki waktu berkunjung pada pagi hingga sore hari.

“Saya bilang ke gubernur, kita bisa keluarkan ratusan miliar beasiswa masak gak bisa bangun perpus yang megah. Pak Gub berjanji akan bangun, berdampingin dengan Education Centre. Paling tidak bangsa ini akan mencatat perpustakaan ini dibangun di zaman Pak Awang. Saya bilang itu di rapat. Target satu juta judul dulu.

299 Total Views 2 Views Today

_____________________________

About Redaksi

Kirimkan Tulisan anda seputar Dunia Perpustakaan dalam bentuk Artikel, makalah, lowongan kerja pustakawan, seminar perpustakaan, dll ke email Redaksi : redaksi@duniaperpustakaan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Tulisan Paling Banyak Dibaca Lainya:
Buku untuk Papua
Gerakan Buku untuk Papua: Sebuah Buku, Bangkitkan Papua !!

Dunia Perpustakaan...

Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Cara Mendapatkan Bantuan Buku dari Perpustakaan Nasional?

Dunia Perpustakaan...

E-Jurnal-Perpustakaan
E-Journal: Independent Searching During One-Shot Information Literacy Instruction Sessions: Is It an Effective Use of Time?

Dunia Perpustakaan...

Close