Sunday , 20 July 2014
Breaking News >>>

Silahkan Gunakan MESIN PENCARIAN Dibawah ini untuk menemukan Tulisan yang Anda Cari....

Daftar jadi Kontributor Penulis
Home » Kumpulan Artikel Perpustakaan » Perpustakaan Sekolah : Pengertian, Masalah, dan Solusinya

Perpustakaan Sekolah : Pengertian, Masalah, dan Solusinya
ilustrasi

Perpustakaan Sekolah : Pengertian, Masalah, dan Solusinya

Dunia Perpustakaan || Apa yang anda ingat dan fahami ketika mendengar istilah Perpustakaan Sekolah ?. Sudah pasti jawaban anda tidak akan jauh dengan pemahaman bahwa perpustakaan sekolah merupakan perpustakaan yang berada di sekolah.

Pengertian Perpustakaan Sekolah

Pemahaman terkait pengertian Perpustakaan Sekolah pada hakikatnya memang merupakan Perpustakaan yang berlokasi dan berada di dalam Sekolah. Sekolah yang dimaksud tentunya merupakan sekolah yang berstatus sekolah resmi.

Untuk mengetahui lebih lengkap tentang Perpustakaan Sekolah, Dalam Undang-Undang No 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan Pasal 23 di jelaskan dengan lengkap tentang Perpustakaan Sekolah sebagai berikut:

  1. Setiap sekolah/madrasah menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan Standar Nasional Pendidikan.
  2. Perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib memiliki koleksi buku teks pelajaran yang ditetapkan sebagai buku teks wajib pada satuan pendidikan yang bersangkutan dalam jumlah yang mencukupi untuk melayani semua peserta didik dan pendidik.
  3. Perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengembangkan koleksi lain yang mendukung pelaksanaan kurikulum pendidikan.
  4. Perpustakaan sekolah/madrasah melayani peserta didik pendidikan kesetaraan yang dilaksanakan di lingkungan satuan pendidikan yang bersangkutan.
  5. Perpustakaan sekolah/madrasah mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
  6. Sekolah/madrasah mengalokasikan dana paling sedikit 5% dari anggaran belanja operasional sekolah/madrasah atau belanja barang di luar belanja pegawai dan belanja modal untuk pengembangan perpustakaan.

Dari penjelasan diatas tentunya anda sudah bisa memahami dengan lengkap terkait dengan Perpustakaan Sekolah dan tugas-tugas serta kewajibanya.

Perpustakaan Sekolah di Indonesia bisa ditemukan di antaranya sebagai berikut:

  1. Perpustakaan Sekolah Pra/TK (Taman Kanak-kanak)
  2. Perpustakaan Sekolah SD (Sekolah Dasar)
  3. Perpustakaan Sekolah SLTP (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama)
  4. Perpustakaan Sekolah di tingkat SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas).

Dari keempat Perpustakaan Sekolah diatas semuanya merupakan bagian terpenting dari bagian pendidikan di Indonesia. Hal ini dikarenakan Perpustakaan merupakan salah satu penopang utama setelah Guru dalam mendapatkan ilmu dan pengetahuan serta wawasan untuk siswa.

Begitu pentingnya Perpustakaan Sekolah tidak berlebihan ketika ada sebagian orang yang berpendapat jika Maju dan tidaknya sebuah sekolah bisa dilihat dari baik tidaknya Perpustakaan di Sekolah tersebut. Hal ini bisa di mengerti karena Kecerdasan dan ketrampilan serta kreatifitas siswa bisa dikembangkan dan di topang melalui fasilitas perpustakaan tentunya selain peran guru didalamnya.

Kita semua tahu bahwa semua aktifitas dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah tidak bisa terlepas dari prinsip aktivitas perpustakaan yaitu Membaca, Menulis, diskusi, dan praktek.

Untuk bisa memaksimalkan aktifitas Membaca, Menulis, Diskusi, dan Praktek, tentunya Jika ada Perpustakaan Sekolah semua aktifitas tersebut bisa lebih maksimal. Hal tersebut dikarenakan tidak mungkin seorang siswa bisa memiliki kecerdasan dan kreatifitas jika hanya mengandalkan ilmu dari gurunya saja. Selain mendapatkan ilmu dari para Guru, Siswa harus rajin membaca buku berdiskusi, dan praktek yang semuanya akan lebih maksimal jika di sekolah memiliki perpustakaan.

Kalaupun ada pihak guru atau kepala sekolah yang merasa bahwa tanpa perpustakaan sekolah sekalipun para siswa dianggap sudah cerdas dan pandai, maka logikanya ketika di tambah fasilitas perpustakaan sekolah, guru dan siswa pastinya akan lebih cerdas dan lebih pandai lagi dari sebelumnya.

Masalah-masalah yang Ada di Perpustakaan Sekolah

Ironis memang karena di Indonesia Perpustakaan Sekolah keberadaanya masih sangat menyedihkan karena jumlah sekolah yang belum memiliki perpustakaan masih banyak sekali jumlahnya.

Kekurangan Pustakawan

Untuk sekolah yang sudah memiliki perpustakaan, ternyata juga masih memiliki masalah yang lain seperti kekurangan atau tidak adanya pustakawan ahli, Sudah menjadi rahasisa umum jika rata-rata perpustakaan sekolah saat ini biasanya hanya dikelola guru atau pegawai TU yang disuruh merangkap untuk mengelola perpustakaan. Dengan bekal pelatihan, seminar, workshop mereka dipercaya untuk mengelola perpustakaan sekolah.

Namun hal tersebut tentunya akan berakibat tidak bisa maksimalnya guru atau pegawai TU tersebut dalam mengelola perpustakaan sekolah. Hal tersebut karena pengetahuan dan kemampuanya yang terbatas juga dikarenakan waktu mereka yang terbagi menjadi dua sehingga mengakibatkan tidak bisa fokus mengelola perpustakaan sekolah.

Keterbatasan dan Kekurangan Buku

Kekurangan fasilitas buku yang jumlahnya masih sangat sedikit mengakibatkan para siswa malas datang ke perpustakaan. Kalaupun ada Buku biasanya hanya di dominasi buku-buku paket mata pelajaran. Padahal para siswa di sekolah membutuhkan buku-buku umum seperti novel, buku tentang komputer, buku-buku populer, buku tentang kesehatan, buku tentang sains, buku tentang cara membuat ketrampilan dan kerajinan, bahkan jika memungkinkan buku-buku motivasi, buku memasak dan yang lainya selama itu positif dan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan para siswa.

Keterbatasan Dana

Pendidikan di Indonesia memang paling aneh kalau membicarakan dana. Dahulu saat APBN Pendidikan belum mencapai 20%, para guru, kepala sekolah dan pengamat banyak yang mengeluh dan menganggap jika pendidikan di Indonesia bisa maju jika APBN Pendidikan harus diatas 20%.

Sekarang ketika anggaran pendidikan sekolah sudah mencapai lebih dari 20% ternyata masalah dibidang pendidikan belum selesai bukan?. Seharusnya jika memang dunia pendidikan sadar tentang pentingnya perpustakaan untuk menopang mutu dan kwalitas SDM para siswa, harusnya pihak sekolah harus mengeluarkan kebijakan yang harus mendukung keberadaan perpustakaan sekolah. Salah satunya dengan memberikan dana yang lebih banyak untuk memajukan perpustakaan sekolah.

Amanat Undang-Undang No 43 Tahun 2007 yang mengatur tentang perpustakaan sekolah yang mewajibkan sekolah untuk menganggarkan minimal 5% untuk perpustakaan sekolah dari dana anggaran sekolah ternyata juga diabaikan. Alasanya karena PP yang menguatkan UU tersebut belum dibuat sehingga UU tersebut dianggap tidak memiliki kekuatan hukum. Tapi kalaupun nantinya PP itu dibuat juga belum tentu pihak sekolah akan mentaatinya karena semua bergantung dari orangnya, apakah peduli atau tidak untuk mengelola perpustakaan sekolah.

Korupsi Dana Perpustakaan Sekolah

Masalah korupsi dana perpustakaan inilah yang sebenarnya paling mengerikan karena diberikan dana sebesar apapun kalau mentalnya korup, maka dana tersebut hanya akan dikorupsi. Di Indonesia sudah terbukti banyak sekali pihak yang melakukan korupsi Dana Perpustakaan. Modusnyapun sangat beragam, dimulai dari korupsidari  dana denda anggota perpustakaan, Dana pengadaan buku, dana pengadaan komputer dan peralatan TI, pemotongan gaji pustakawan, pembangunan gedung perpustakaan, pembelian perlengkapan dan peralatan semuanya bisa berpeluang untuk dikorupsi.

Solusi

Solusi atas berbagai masalah-masalah tersebut diatas sebenarnya sudah ada di pikiran kita semua. Dimulai dari masalah kurangnya tenaga pustakawan, maka solusinya dengan cara merekrut tenaga pustakawan yang ahli dibidangnya. Untuk hal ini pihak sekolah bisa mencari pustakawan yang lulusan dari jurusan ilmu perpustakaan yang saat ini sudah teramat sangat banyak di berbagai daerah.

Solusi atas masalah keterbatasan buku, pihak sekolah harus menambah koleksi buku-buku umum dengan cara membeli atau mencari donasi atau bisa juga dengan bekerjasama dengan pihak swasta yang saat ini semakin banyak yang peduli membantu untuk kemajuan perpustakaan sekolah.

Untuk terkait minimnya anggaran, pihak sekolah harus berani dengan tegas menaikan anggaran untuk perpustakaan karena Perpustakaan adalah aset berharga untuk melahirkan siswa-siswa berkwalitas. Tidak ada kisah sekolah yang siswanya bisa maju dan sukses tanpa ditopang dengan adanya perpustakaan yang baik. Perpustakaan yang baik salah satu caranya adalah dengan memberikan anggaran yang cukup bahkan lebih sehingga bisa dikelola dengan maksimal. Solusi lain terkait anggaran ini adalah Dikenakanya Sanksi dan Hukuman untuk pihak Sekolah yang tidak memberikan anggaran 5% untuk perpustakaan sekolah dari total anggaran untuk pendidikan di sekolah tersebut.

Masalah korupsi di Perpustakaan adalah masalah besar yang harus kita lawan. Untuk bisa mengurangi jumlah korupsi anggara dana perpustakaan, perlu dilakukan pengawasan yang lebih ketat. Jika anda mengetahui ada pihak yang melakukan korupsi, laporkan ke pihak terkait tentunya dengan didukung Bukti yang kuat serta saksi sehingga pelaku korupsi dana perpustakaan bisa segera dijebloskan ke penjara.

Bangsa yang besar dan kuat serta maju PASTI dan selalu didukung oleh SDM yang berkwalitas, cerdas, dan selalu berkreatifitas dengan inovasinya. Untuk mencapai SDM masyarakat yang berkwalitas diawali dari masyarakatnya yang terdidik, dan untuk bisa menjadi masyarakat yang terdidik, masyarakat harus di topang dengan fasilitas bacaan dan buku-buku berkwalitas yang tersedia di perpustakaan, salah satunya adalah perpustakaan sekolah.

3762 Total Views 9 Views Today

_____________________________

About Ari Es

Seorang Anak Petani yang ingin belajar IT (dengan Perbanyak BACA dan Praktek), tapi tetap ingin terus mengembangkan kemampuan Bertani. Bertani dalam arti sesungguhnya mengelola sawah, kebun, ladang, dan pekarangan. Tapi dalam Arti Virtual juga ingin "BERTANI" MEMANEN DOLLAR dan Rupiah dari BLOG $$$$$ :-)

5 comments

  1. NIKMATULLAH kAMSI

    Jadikanlah Perpustakaan kita sebagai urat nadi pendidikan, Makasih

  2. Rezeki Sartika Simatupang

    Semoga di setiap sekolah di Indonesia benar ada perpustakaan yang benar

  3. yang paling penting untuk diberantas adalah korupsi dana perpustakaan sekolah, ini sangat meresahkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Tulisan Paling Banyak Dibaca Lainya:
Kementrian Pendidikan RI
Dinas Pendidikan Siak Baru Wacanakan Perpustakaan Digital

Dunia Perpustakaan...

masjid quba
Kemunduran Umat Islam Karena Umatnya Malas Membaca ?

Dunia Perpustakaan...

Pendaftaran CPNS 2013 di Kementrian Kehutanan RI
Pendaftaran CPNS 2013 di Kementrian Kehutanan RI, 1 Pustakawan dan 1 Arsiparis

Dunia Perpustakaan...

Close