Home / Berita Perpustakaan / Agar Buku Murah, Presiden Gratiskan Ongkir Buku Lewat Pos!
Jokowi langsung telpon Menteri BUM dan Pos Indonesia agar menggratiskan ongkir buku sehari dalam sebulan. |gambar: setkab.go.id

Agar Buku Murah, Presiden Gratiskan Ongkir Buku Lewat Pos!

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

Agar Buku Murah dan Tingkatkan Minat Baca, Presiden Gratiskan Ongkir Buku Lewat Pos!

Dunia Perpustakaan | Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, terkait dengan diundangnya pejuang literasi oleh Presiden, maka secara cepat Presiden Joko Widodo merespons aspirasi para aktivis minat baca, di berbagai lokasi yang bersilaturahmi di Istana Negara.

Salah satunya yaitu terkait dengan supaya harga buku menjadi murah di daerah pelosok, Jokowi menginstruksikan untuk menggratiskan ongkos kirim via Pos Indonesia untuk satu hari dalam sebulan.

“Yang sangat penting, bahwa ternyata kesulitan yang paling nggak pernah kita pikir, ini ternyata mahal bukan beli bukunya tetapi ongkos kirimnya,” kata Jokowi usai silaturahmi bersama aktivis literasi dan pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Sebagaimana dikutip dari detik.com, Selasa (2/5/2017).

Jokowi sudah menelepon Menteri BUMN Rini Soemarno untuk menggratiskan ongkos kirim via PT Pos Indonesia. Rini setuju dengan perintah Jokowi. Tanggal sehari dalam sebulan itu bakal ditentukan dan disampaikan ke para pegiat literasi itu.

“Bulan depan, saya janji,” kata dia. “Tadi sudah saya suruh langsung rapatkan di PT Pos.”

[Baca juga: Diundang Presiden, Pegiat Literasi Bicara Setumpuk Masalah Buku]

Ongkos kirim buku yang mahal biasanya harus dibayar oleh masyarakat di pelosok, di gunung, atau dii pesisir yang jauh dari pusat kota. Padahal masalah literasi adalah masalah yang penting untuk segera diatasi.

“Tadi saya sudah telepon ke Menteri BUMN, ke Kantor Pos, agar saya tadi minta disediakan satu hari saja untuk kirim buku itu gratis. Tadi sudah disetujui setiap bulan. Ini masukan dari para pegiat literasi agar kirim buku tidak terbebani biaya,” kata Jokowi.

[Baca juga: Inilah Para Pejuang Literasi yang Diundang Presiden]

Selain itu, Jokowi juga memerintahkan agar setiap titik tempat aktivis itu bergerak dikirimi 10 ribu buku atau lebih. Soalnya, sampai saat ini masih ada ketimpangan antara pusat kota dengan daerah terpencil. Jenis bacaannya akan disesuaikan sesuai minat dan kebutuhan di lapangan.

“Oleh sebab itu saya sudah menyampaikan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pertama, bukunya masih kurang. Saya perintah agar di setiap titik dikirim paling tidak minimal 10 ribu buku,” ujar Jokowi.

About Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV DP GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar