Home ::: Berita Perpustakaan ::: Anggaran Rp 4,5 Miliar untuk Bangun Perpustakaan
perpustakaan

Anggaran Rp 4,5 Miliar untuk Bangun Perpustakaan

Anggaran Rp 4,5 Miliar untuk Bangun Perpustakaan.

Dunia Perpustakaan | Gedung Perpustaan dan Arsip baru akan dibangun di bekas lahan Dinas Kesehastan. Gedung lama sudah dirobohkan dan rencananya gedung baru sudah bisa ditempati akhir tahun ini.

Mengutip dari sumber suaramerdeka.com, [03/08/16]. ‘’Gedung dianggarkan sebesar Rp 4,5 miliar bangunan dua lantai, satu lantai untuk perpustakaan, dan satu lantai untuk kantor, ruang baca dan penyimpanan arsip,’’ kata Soesamti, kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip, Karanganyar.

Di sela-sela pembukaan pameran buku yang dilakukan Bupati Juliyatmono di GOR Mini Nyi Ageng Karang, dia mengatakan keberadaan gedung baru tersebut diharapkan bisa mengembalikan kebiasaan masyarakat berkunjung dan membaca buku di perpustakaan.

Sejak digusur gedung perpustakaan dan arsip untuk perluasan pelataran santai Karanganyar di komplek Alun-alun, sampai sekarang perpustakaan tidak kunjung mendapatkan gedung. Saat ini menggunakan bekas kantor kelurahan Cangakan.

Dulu kunjungan ke perpustakaan sehari bisa sekitar 300 orang. Namun sekarang berkurang drastis menjadi paling banyak 50 orang dalam sehari. Karena itu dengan adanya gedung baru diharapkan masyarakat akan kembali senang berkunjung.

Koleksi buku Perpustakaan Karanganyar ada 30.000 lebih judul buku namun yang dipajang hanya sekitar 17.000 karena ketiadaan tempat. Karena itu sejak beberapa tahun terakhir tidak lagi menambah koleksi buku, meski banyak tawaran bantuan buku.

Ke depan tidak hanya tambahan buku, namun juga akan ditambah perpustakaan digital yang saat ini sangat memungkinkan dikoleksi. Sementara baru dalam proses persiapan dengan beberapa koleksi web atau linkage perpustakaan digital yang bisa diakses.

Sementara itu pameran buku digelar selama sepekan sampai 9 Agustus mendatang memamerkan lebih dari 200 penerbit se Indonesia. Ada 30 stan yang disediakan dan diprediksi akan dikunjungi sedikitnya 2.500 pengunjung sehari.

‘’Kami akan mengundang siswa-siswi dari beragai sekolah dan juga instansi, untuk bisa datang menyaksikan pameran buku ini. Harapannya mereka bisa terdorong semakin mencintai buku dan membacanya.’’

Bupati Juliyatmono mengatakan, meski perkembangannya mengarah pada digitalisasi perpustakaan, namun buku tetap tidak bisa digantikan. Sebab nuansa membaca buku secara langsung dengan membaca buku digital sangat berbeda.

‘’Memang arahnya semua serbadigital. Namun justru kita juga mendorong agar mencintai buku. Apapun, tetap suasana hati dan rasa akan berbeda membaca digital dan membaca buku. Jangan diadu menjadi kontradiksi, namun keduanya dinilai saling melengkapi,’’ kata dia.

Bupati erharap siswa Karanganyar cinta buku dan membaca. Sebab dari jenis bacaan yang dia sering dilakukan, akan bisa dilihat babagiamana karakter seseorang. Karena itulah kebiasaan membaca buku harus terus didorong pada anak-anak.

Tentang Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV DP GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Mengintip Kemegahan dan Kenyamanan Perpustakaan Nasional China

Mengintip Kemegahan dan Kenyamanan Perpustakaan Nasional China. Dunia Perpustakaan || “Tuntutlah Ilmu sampai ke negeri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *