Home / Berita Perpustakaan / Berkarya, Berinteraksi dan Belajar di Perpustakaan C2O & Collabtive

Berkarya, Berinteraksi dan Belajar di Perpustakaan C2O & Collabtive

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

Berkarya, Berinteraksi dan Belajar di Perpustakaan C2O & Collabtive.

Dunia Perpstakaan | Didirikan pada pertengahan 2008, Perpustakaan C2O merupakan perpustakaan sekaligus ruang ruang lab kolaboratif swadaya untuk belajar, berinteraksi dan berkarya. C20 didirikan dengan misi memfasilitasi pembentukan pengetahuan, inovasi dan kemungkinan baru, berlandasan pikiran yang terbuka, kritis, dan berdaya.

C2O Library & Collabtive bekerja mencapai misi ini dengan berkolaborasi dengan anggota dan berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem dan alat bersama (shared ecosystem & tools) untuk:

  • (1) mengumpulkan, menata, dan berbagi koleksi buku, film, dan media informasi lainnya,
  • (2) mengembangkan jaringan organisasi dan individu lokal, nasional, dan internasional,
  • (3) mendorong tumbuhnya produksi pengetahuan dan inovasi.

C2O Library & Collabtive terletak di  Jalan Dr. Cipto no 20 Surabaya, buka setiap hari kecuali hari Selasa, mulai pulul 11.00 sampai pukul 21.00. C2O libur di hari libur nasional.

Yuli Selaku Manajemen keanggotaan mengatakan yang apa  melatar belakangi terbentuknya C2O Library & Collabtive. “Karena di Surabaya pada saat itu (2008) memang keberadaan sebuah perpustakaan dan tempat informal bagi orang untuk mendapatkan informasi, bertukar pikiran, dan berinteraksi lintas golongan dirasa masih minim. Dari itulah didirikan C2O Libary & Collabtive,” katanya.

“Untuk jumlah buku terakhir, kami hitung pada Februari tahun lalu (2015) ada 5.735 buku. Buku yang terdapat di C2O ya seperti sastra dari pengarang dalam dan luar negri, sejarah, kajian budaya, sossial, fotografi, antropologi, dan design grafis. Ada juga buku-buku langka yang menjadi koleksi C2O, semacam kumpulan buku-buku Soekarno, Bung Hatta, dan lain-lainnya.

Selain buku, di C2O juga terdapat beberapa koleksi film-film klasik karya luar dan dalam negeri. Pokoknya filmnya yang kurang mendapatkan tempat untuk diputar di bioskop pada umumnya,” tutur Yuli.

Mengenai asal buku-buku yang ada di C2O Library & Collabtive, Yuli mengatakan pada mulanya merupakan koleksi pribadi si pemilik, kemudian seiring berjalannya C2O banyak teman-temannya  yang menyumbang buku-buku koleksi pribadi mereka.

“Kami juga sering mendapatkan banyak sumbangan buku dari khalayak umum. Ini kemudian kami seleksi untuk disesuaikan dengan koleksi kami. Yang tidak cocok, kami salurkan ke perpustakaan lainnya,” ujarnya.

Dikutip dari beritajatim.com, [09/08/16].  Yuli juga menjelaskan bagaimana cara mengajukan acara di C2O Library & Collabtive. “C2O membuka ruang untuk digunakan berbagai individu maupun kelompok. Topik yang diajukan harus berhubungan dengan pendidikan atau budaya, inisiatif sosial, dengan bentuk seperti pemutaran film, seminar, talk show, FGD (Focus Group Discussion), lokakarya, presentasi, pertunjukan, dan sebagainya.

Untuk mengajukan acara, bisa langsung cek di web. C2O juga bisa digunakan untuk foto prewed dan buku tahunan, biayanya sebesar Rp. 350.000 untuk dua jam pertama,” kata Yuli.

Sebagai perpustakaan independen, C2O membuka kerja sama dengan pihak swasta lain maupun pemerintah. “Banyak acara dan kegiatan yang sudah kami lakukan salah satunya, Cegambore, festival komik yang diselenggarakan bekerja sama dengan IFI Surabaya. Ayorek! dengan Ford Foundation. Social Entrepreneurship dan penelitian kota kreatif dengan British Council. Festival dengan Balai Pemuda, dan masih banyak lagi.

“Tiga program  utama kami adalah Jalan Kaki Jelajah Kota, Manic Street Walkers. Ada pula yang trip jalan kaki berbayar, Surabaya Johnny Walker. Design it yourself, konferensi design tahunan yang digelar tiap bulan oktober. Ayorek!, platform pengetahuan urban tentang kota Surabaya,” ujar Yuli.

Untuk pengunjung C2O Library & Collabtive kebanyakan mahasiswa dan pekerja. Tapi Yuli mengatakan kalau mulai makin banyak juga anak-anak sekolah dari SD, SMP, dan SMA. “Tujuannya memang menjadi tempat yang bisa mendorong interaksi lintas genenari dan golongan,” kata Yuli.

About Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV DP GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar