Home ::: Berita Perpustakaan ::: Cara Unik Bupati Bantaeng Ajak Masyarakat ke Perpustakaan

Cara Unik Bupati Bantaeng Ajak Masyarakat ke Perpustakaan

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

-----------------------------------------------------------

Cara Unik Bupati Bantaeng Ajak Masyarakat ke Perpustakaan.

Dunia Perpustakaan | Pengembangan perpustakaan sangat penting untuk memberi dampak luas bagi masyarakat. Bupati Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mempunyai sederet cara unik untuk mengajak masyarakatnya rajin membaca dan datang ke perpustakaan.

Saat pertama kali memenangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2008, Nurdin bercerita bahwa perpustakaan bukan kebutuhan masyarakat.

Buku-buku yang tersimpan di sejumlah bangunan yang diklaim sebagai jendela ilmu itu bahkan hanya sekadar warisan zaman perang era 1945.

Sebuah gedung wanita peninggalan zaman Belanda di Bantaeng kemudian disulapnya menjadi sebuah perpustakaan yang layak. Nurdin memprioritaskan perpustakaan karena ingin mengeluarkan Bantaeng dari status 199 daerah tertinggal di Indonesia.

Hasilnya, Bantaeng saat ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan.

“Kemajuan informasi itu hanya bisa didapatkan lewat gemar membaca. Oleh sebabnya, penting untuk meningkatkan minat baca masyarakat,” kata Nurdin diutip dari, Republika.co.id di Nusa Dua, Kamis (15/4).

Nurdin kemudian rutin memantau buku-buku apa saja yang paling sering dibaca oleh masyarakatnya. Ia juga memperbanyak koleksi buku-buku pertanian mengingat potensi Bantaeng di sektor ini terbilang tinggi. Bantaeng hingga saat ini sudah memiliki 46 perpustakaan desa.

Nurdin mengakui, manfaat dari peningkatan produksi dan inovasi pertanian di Bantaeng sebagian besar diketahui masyarakatnya dari perpustakaan desa.

Kepala daerah yang memimpin wilayah seluas 395,83 kilometer atau tak lebih besar dari Pulau Madura ini bahkan menugaskan anak buahnya untuk menempatkan mobil-mobil perpustakaan keliling di titik-titik keramaian supaya menggugah banyak pengunjung.

Konsep terbaru yang dilakukan bupati yang sudah dua periode menjabat ini adalah menempatkan ruang membaca di sentra-sentra kuliner di Bantaeng. Pengunjung bisa datang untuk menikmati makanan sekaligus membaca. Bantaeng saat ini tengah membangun dua perpustakaan baru dan cukup besar di pusat kota.

Tentang Penulis: Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV Dunia Perpustakaan GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar