Home ::: Berita Perpustakaan ::: Demi Mengembangkan Diri Perpusda Bengkulu Tengah, Gandeng CCFI

Demi Mengembangkan Diri Perpusda Bengkulu Tengah, Gandeng CCFI

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

-----------------------------------------------------------

Demi Mengembangkan Diri Perpusda Bengkulu Tengah, Gandeng CCFI.

Dunia Perpustakaan | Berbagai upaya dilakukan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Kabupaten Bengkulu Tengah untuk mengembangkan diri. Salah satu terobosan jitu yang berhasil dilakukannya adalah menggandeng Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) agar perpusda itu dilengkapi dengan jaringan internet.

Untuk mensukseskan program ini, dua orang dari CCFI, Beri Budiman dan Herman Sikumbang turun langsung ke Kantor Perpusda Benteng untuk memberikan pelatihan kepada petugas kantor perpustakaan.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) Perpusatakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Benteng, Adianto SE menjelaskan, pelatihan yang diberikan kepada petugas perpustakaan tersebut telah berlangsung selama 6 hari.

Materinya disampaikan mengenai strategi pengembangan perpusatakaan yang dilaksanakan pada 31 Maret hingga 4 April (4 hari) dan pelatihan mengenai teknik informasi dan komunikasi yang dilaksanakan 6-7 April 2016 lalu.

“Mensukseskan program perpustaakaan yang dilengkapi dengan jaringan internet (perpuseru) ini, sebanyak dua orang fasilitator dari CCFI telah memberikan pembekalan dan pelatihan kepada pertugas kita. Tujuan utamanya adalah menjadikan perustakaan sebagai pusat pemberlajaran masyarakat yang berbasis TIK,” ungkap Adianto seperti yang dikutip dari bengkuluekspress.com, [11/04/16].

Pelatihan itu, lanjutnya, diikuti 15 orang staf perpustakaan dan 5 orang perwakilan dari perpustakaan desa yang ada di Benteng.

Dari kerjasama yang terjalin, ditahun 2016 ini pengembangan “Tahun ini, kita masih fokus dalam peningkatan kualitas SDM di perpusda. Tahun depan, baru program ini diluaskan hingga ke perpustakaan desa,” tambahnya.

Secara umum, program perpuseru ini diyakini mampu mengubah pola pikir masyarakat dan pelajar terhadap perpustakaan daerah yang selama ini seolah membosankan dan hanya dipenuhi tumpukan buku.

Karena dilengkapi jaringan internet, nanti pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi dari buku, tapi juga dengan mengakses internet dan itu gratis.

“Setiap pengunjung yang datang bisa menggunakan perangkat komputer yang telah dilengkapi jaringan internet. Layanan ini bisa dinikmati secara gratis, selama jam kerja, dimulai pukul 08.00-14.00 WIB setiap harinya,” paparnya.

Adianto menjelaskan, peran CCFI bukan hanya sebatas memberikan pelatihan, tapi juga memberikan bantuan sebanyak 4 unit perangkat komputer.

Selain menggunakan perangkat komputer di kantor perpusatakaan, pengunjung juga bisa menikmati jaringan internet tersebut dengan menggukan perangkat pribadi milik mereka, seperti laptop, notebook ataupun handphone.

“Petugas kita tetap akan melakukan pengawasan agar layanan internet ini tidak disalahgunakan oleh pengunjung untuksitus yang berdampak negatif,” tandasnya

Tentang Penulis: Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV Dunia Perpustakaan GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar