Home ::: Berita Perpustakaan ::: Di Negara ini Ribuan Buku Islam dan Biografi Muhammad Dibakar!

Di Negara ini Ribuan Buku Islam dan Biografi Muhammad Dibakar!

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

-----------------------------------------------------------

Dunia Perpustakaan | Buku Islam Dibakar | Di beberapa negara, kasus pembakaran buku ditentang dan dianggap sebagai penghinaan atas karya tulis seseorang. Namun terkadang masih ada ditemukan beberapa pihak yang masih melakukan pembakaran buku.

Termasuk yang baru-baru ini terjadi yaitu pembakaran buku yang terjadi di negara Libya. Lebih menghebohkan dan membuat kontroversi, buku yang dibakar salah satunya berisi tentang buku-buku tentang islam dan biography Nabi Muhammaad S.A.W.

Dikutip dari CNNIndonesia.com [20/6/2017], pembakaran buku bukan hanya dilakukan oleh Jerman di zaman Nazi. Baru-baru ini, pasukan yang pro terhadap Jenderal Khalifa Haftar di Libya juga membakar ribuan buku.

Pembakaran buku itu didokumentasikan dalam video dan diunggah ke Facebook. Pasukan berseragam menumpuk buku menjadi timbunan yang ditutup kertas, lalu membakarnya.

Lebih dari enam ribu buku yang dibakar, dan dilaporkan salah satunya adalah biografi Nabi Muhammad. Pembakaran dilakukan di kota di sebelah timur Benghazi, Sabtu (17/6) lalu.

Pembakaran dilakukan bukan tanpa alasan. Pasukan polisi menyebut buku-buku yang dibakar diduga mempromosikan ISIS. Mereka menyebut buku-buku itu mengandung ajaran kekerasan dan konsep persaudaraan dalam Muslim, hal yang dilarang di Uni Emirat Arab dan Mesir.

Di Libya yang dikuasai Haftar, konsep persaudaraan Muslim sama dengan kelompok terorisme. Padahal buku-buku itu merupakan karya tulis yang memuat sejarah Islam.

Bukan hanya sejarah Islam dan biografi Nabi Muhammad. Buku karangan novelis pemenang Nobel asal Mesir, Naguib Mahfouz juga termasuk yang dibakar. Demikian pula buku berisi pemikiran filsuf Jerman, Friedrich Nietzsche yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.

Buku-buku itu diduga dirampas dari truk yang berjalan dari Tobruk menuju Benghazi. Video lain memperlihatkan pasukan polisi mengumumkan bahwa buku-buku yang beredar adalah bentuk invasi budaya.

Karya di dalamnya juga memuat ilmu sihir dan erotika, karena itu perlu disita. Tak lama setelah penyitaan, ratusan penulis melayangkan surat terbuka yang menyebut bahwa aksi itu, apalagi pembakaran buku, adalah tindakan terorisme intelektual.

Tentang Penulis: Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV Dunia Perpustakaan GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar