Home ::: Berita Perpustakaan ::: Habiskan Dana Rp 4 Miliar, Pembangunan Perpustakaan Daerah Pasuruan Molor

Habiskan Dana Rp 4 Miliar, Pembangunan Perpustakaan Daerah Pasuruan Molor

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

-----------------------------------------------------------

Habiskan Dana Rp 4 Miliar, Pembangunan Perpustakaan Daerah Pasuruan Molor!

Dunia Perpustakaan | Perpustakaan Daerah Pasuruan | Pembangunan perpustakaan di beberapa kasus sering sekali mengalami kendala. Selain keterbatasan dana, ada juga kendala lain yaitu terkait dengan molornya pengerjaan proyek perpustakaan.

Jika anda masih ingat sebelumnya, kasus mangkraknya pembangunan perpustakaan Daerah Istimewa Yogyakarta selama bertahun-tahun pernah terjadi.

Dan sekarang, giliran nasib pembangunan Perpustakaan Daerah Pasuruan yang gagal diselesaikan sesuai target.

Setelah dua proyek Pemkot Pasuruan gagal dalam pelaksanaan pelelangan, kini giliran gedung Kantor Arsip dan Perpustakaan gagal diselesaikan tepat waktu.

Dikutip dari okezone.com [3/1/2017], Gedung Arsip dan Perpustakaan yang dibangun dengan anggaran Rp4 miliar hanya bisa terselesaikan sekira 85 persen dari batas waktu yang ditetapkan pada 28 Desember 2016.

Gagalnya pembangunan gedung tersebut mengakibatkan terhambatnya tahapan pembangunan selanjutnya. Gedung yang dibangun di kawasan permukiman dan persawahan ini belum dilengkapi akses jalan. Rencananya akses jalan dan jembatan tersebut baru akan dibangun pada tahun 2017 mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pasuruan, Dwi Fitri, mengungkapkan, Pemkot Pasuruan telah memberikan sanksi tegas kepada PT Cipta Prima Selaras, Malang, atas keterlambatan dan kegagalan penyelesaian gedung tersebut.

Pelaksana proyek juga diberikan sanksi berupa blacklist atau daftar hitam pelaksanaan pekerjaan di lingkungan Pemkot Pasuruan selama dua tahun.

“Atas keterlambatan pembangunan gedung, kami telah memberikan sanksi pemutusan kontrak kerja, denda dan penyitaan jaminan kontrak kerja. Pelaksana proyek juga di blacklist pelaksanaan pekerjaan di Pemkot Pasuruan selama dua tahun,” kata Dwi Fitri, Selasa (3/1/2017).

Menurutnya, keterlambatan pembangunan ini merupakan bukti bahwa kontraktor pelaksana tidak profesional dalam menjalankan pekerjaan. Padahal jangka waktu pelaksanaan yang diberikan telah sesuai dengan perencanaan pembangunan.

“Pemkot Pasuruan tetap akan melanjutkan kekurangan pembangunan Gedung Arsip dan Perpustakaan. Hanya saja pelaksanaan pembangunan tersebut akan dilakukan pada tahun pertengahan 2017 mendatang,” tandas Dwi Fitri.

Ketua Komisi III DPRD Kota Pasuruan, Lukman Hakim Bachmid, mengungkapkan, kegagalan pembangunan gedung tersebut menambah daftar catatan buruk program pembangunan. Kegagalan ini menjadi satu rangkaian dalam buruknya proses perencanaan pembangunan di Kota Pasuruan.

“Proses perencanaan pembangunan seharusnya dilakukan pada awal tahun. Sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat dilaksanakan lebih awal untuk mengantisipasi adanya keterlambatan pembangunan,” kata Lukman Hakim.

Perencanaan yang matang, lanjut Lukman Hakim, juga menyangkut fasilitas dan sarana pendukungnya. Karena jika saja gedung tersebut sudah terselesaikan tepat waktu, jalan menuju gedung Arsip dan Perpustakaan belum bisa diakses masyarakat.

“Gedung itu dibangun didekat pemukiman dan persawahan. Akses jalan menuju gedung tersebut belum ada dan baru akan dibangunan tahun anggaran 2017. Ini menunjukkan proses perencanaan belum dilakukan dengan baik,” tandas Lukman Hakim.

Tentang Penulis: Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV Dunia Perpustakaan GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar