Home ::: Berita Perpustakaan ::: Kekurangan Rak, Ribuan Koleksi Buku di Perpusda Solo Belum Terpajang

Kekurangan Rak, Ribuan Koleksi Buku di Perpusda Solo Belum Terpajang

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

-----------------------------------------------------------

Kekurangan Rak, Ribuan Koleksi Buku di Perpusda Solo Belum Terpajang.

Dunia Perpustakaan | Perpustakaan Daerah (Perpusda) Solo kekurangan rak buku untuk memajang seluruh koleksi buku perpustakaan. Hingga kini, sekitar 15.000 eksemplar buku masih tersimpan di kardus. Mayoritas buku yang tidak terpajang merupakan koleksi lama.

Dilansir Solopos.com, [11/8/16], ada sekitar 26.529 koleksi buku yang telah ter-display di ruangan Perpusda. Ribuan buku itu tersimpan di 20-an rak di perpustakaan. Menurut Kasi Pelayanan Perpustakaan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Solo, Arif Muttaqin, masih ada 15.000 koleksi buku yang belum dapat diakses masyarakat.

“Masih disimpan di kardus karena rak bukunya terbatas,” ujar Arif saat ditemui wartawan di Perpusda.

Arif mengatakan butuh tambahan rak sekitar 10-15 unit untuk memajang semua koleksi buku milik Perpusda. Meski demikian, pihaknya masih menyeleksi buku yang belum ter-display untuk ditampilkan. Arif menyebut mayoritas koleksi yang belum terpajang merupakan buku-buku keluaran lama.

“Kami cek dulu apakah masih layak display dari segi fisik maupun materi buku. Pengecekan sekaligus untuk membenahi buku yang rusak,” ujarnya.

Menurut Arif, seleksi materi buku diperlukan lantaran pembaca cenderung menyukai koleksi yang up date. Untuk mengurangi penumpukan koleksi buku, pihaknya berencana membuka ruang baca di lantai III Perpusda yang kini masih dibangun. Arif juga berencana menggandeng 18 perpustakaan kampung dan taman cerdas untuk pemerataan distribusi buku.

“Jika sekiranya tidak cukup dipajang di Perpusda, buku yang masih berkondisi baik akan kami berikan ke perpustakaan kampung,” ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD, Ardianto Kuswinarno, mengatakan koleksi buku perlu terus diperbarui penting untuk mendongkrak tingkat kunjungan perpustakaan. Dia melihat selama ini pembaruan koleksi buku cenderung terpusat di Perpusda. Belum lama ini Taman Cerdas Jebres mengaku kekurangan 1.350 koleksi buku.

“Penambahan buku cenderung hanya mengandalkan APBD kota. Padahal anggaran dari kota terbatas. Kalau mau usaha lebih keras, mereka sebenarnya bisa mengajukan bantuan ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Tentang Penulis: Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV Dunia Perpustakaan GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar