Home ::: Berita Perpustakaan ::: Kota Pekalongan Jadi Daerah Pertama, yang Dibuatkan Buku ”Citra Daerah dalam Arsip”

Kota Pekalongan Jadi Daerah Pertama, yang Dibuatkan Buku ”Citra Daerah dalam Arsip”

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

-----------------------------------------------------------

Kota Pekalongan Jadi Daerah Pertama, yang Dibuatkan Buku ”Citra Daerah dalam Arsip”.

Dunia Perpustakaan | Kepala Arsip Negara Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan menyerahkan buku ”Citra Daerah dalam Arsip” kepada Wakil Wali Kota Pekalongan Mochammad Saelany Machfudz di Gedung Olahraga dan Kesenian Jetayu, Selasa (12/4) malam.

Kota Pekalongan menjadi daerah pertama yang dibuatkan buku ”Citra Daerah dalam Arsip” oleh ANRI, pada tahun ini. ”Tahun ini, Kota Pekalongan jadi yang pertama dibuatkan buku ”Citra Daerah dalam Arsip”,” terang Mustari Irawan. Dijelaskan dia, ANRI sudah membuatkan buku ”Citra Daerah dalam Arsip” untuk kabupaten/ kota di Indonesia sejak 2005.

Di Jawa Tengah, Solo menjadi kota pertama yang dibuatkan ”Citra Daerah dalam Arsip” oleh ANRI. ”Jadi, untuk Jawa Tengah, Kota Pekalongan jadi yang kedua setelah Solo,” sambungnya. Lebih lanjut Mustari mengatakan, Kota Pekalongan dipilih untuk dibuatkan buku ”Citra Daerah dalam Arsip” karena letak geografis Kota Pekalongan yang berada di tengah-tengah Pulau Jawa.

Menurut dia, letak geografis Kota Pekalongan tersebut memiliki arti penting dalam perkembangan sejarah Pulau Jawa. Selain itu, khasanah arsip tentang Kota Pekalongan yang dimiliki ANRI juga sangat berlimpah. Bahkan, setelah data arsip tentang Kota Pekalongan dibuat buku setebal 150 halaman lebih, masih banyak arsip yang belum masuk.

”Di khasanah kami, data arsip Kota Pekalongan lebih banyak jika dibandingkan kabupaten/kota lain. Jadi, karena banyaknya, ada yang belum masuk dalam buku,” katanya. Proses pembuatan buku tersebut, dilakukan sejak tahun lalu. Namun baru disusun pada awal tahun anggaran 2016. Materi dalam buku ”Citra Daerah dalam Arsip” dibagi dalam beberapa tema.

Di antaranya budaya, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, keagamaan dan politik. Data arsip Pekalongan yang ada di ANRI dan dibuat Citra Daerah, dimulai pada abad 19. Hal itu terbukti pada salah satu arsip yang bertahun 1892. ”Itu cukup lama ya. Tapi dalam Citra Daerah ini memang lebih banyak arsip zaman Hindia Belanda,” paparnya dikutip dari suaramerdeka.com [14/04/16].

Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (KPAD) Kota Pekalongan Maryati mengaku mendapat kehormatan karena Kota Pekalongan terpilih sebagaia daerah yang dibuatkan buku ”Citra Daerah dalam Arsip”. ”Ini sebuah kehormatan karena tidak semua daerah mendapatkan buku Citra Daerah,” ujarnya.

Tentang Penulis: Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV Dunia Perpustakaan GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar