Home / Berita Perpustakaan / Mengabdi dan Menjaga Perpustakaan Masjid
Ilustrasi

Mengabdi dan Menjaga Perpustakaan Masjid

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

Mengabdi dan Menjaga Perpustakaan Masjid.

Dunia Perpustakaan | Tidak banyak masjid yang memiliki perpustakaan yang dikelola rapi. Jangankan perpustakaan, kitab yang ada di masjid pun sering tidak tersentuh dan berdebu. Kondisi ini kontras dengan perintah pertama Allah kepada Muhammad SAW untuk membaca.

Keprihatinan itu yang membawa Abdullah Hamid (49) atau yang akrab disapa Mbah Dullah berkhidmat membangun dan menjaga perpustakaan Masjid Jami’ Lasem tetap berdiri hingga saat ini.

Perpustakaan Masjid Jami’ Lasem yang berada di kantor masjid bagian belakang itu berdiri sejak 2011. Setahun sebelumnya, saat aktif di Pondok Pesantren Kauman Karangturi Lasem, jebolan Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang itu juga menginisiasi pendirian perpustakaan di pondok pesantren yang diasuh oleh KH Zaim Ahmad Ma’soem.

Dikutip dari suaramerdeka.com, [14/0616]. ‘’Perpustakaan Masjid Jami’ Lasem awalnya berada di kompleks ruko depan. Namun kemudian dipindah ke belakang menjadi satu dengan kantoran Masjid Jami,’’ kata pria yang mukim di Desa Dorokandang Kecamatan Lasem.

Perpustakaan Masjid Jami’ Lasem sejak didirikan hingga sekarang sudah memiliki koleksi ratusan buku. Buku-buku yang mayoritas bertemakan agama Islam itu dikumpulkan Abdullah dari berbagai macam sumber. Selain buku, di perpustakaan itu juga menyimpan referensi silsilah kiai-kiai Lasem ataupun Walisongo dalam bentuk fotokopi.

Perpustakaan ini juga menerbitkan buletin mingguan untuk jamaah yang dibagikan setiap Jumat. ‘’Banyak yang datang untuk meminjam buku ataupun sekadar bertanya. Nama dan buku yang dipinjam kami catat secara rapi,’’ ungkapnya sambil menunjukkan buku catatan peminjaman.

Tak hanya kalangan santri, peziarah yang datang ke Masjid Jami’ Lasem juga kerap mendatangi perpustakaan untuk menanyakan berbagai macam hal.

Putra dari Hamid, mantan Ketua Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama Jakarta utara itu sendiri yang melayani para pencari referensi itu. ‘’Selama Ramadan, jumlah peziarah berkurang atau sangat sedikit. Di bulan lain, dia sering harus melayani tamu 24 jam nonstop. Kesempatan puasa sering saya gunakan untuk menambah referensi dan bacaan,’’ terang dia.

Abdullah mengaku pamor perpustakaan saat ini sedang menurun karena internet berkembang.

Sayang, menurut dia, banyak yang tidak menggunakan internet untuk membaca ilmu pengetahuan. Internet justru lebih banyak digunakan untuk bersosial media.

About Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV DP GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar