Home ::: Berita Perpustakaan ::: Mewujudkan Perpusatakaan Sekolah Berbasis IT
Ilustrasi

Mewujudkan Perpusatakaan Sekolah Berbasis IT

Mewujudkan Perpusatakaan Sekolah Berbasis IT.

Dunia Perpustakaan | Untuk menyeragamkan perpustakaan sekolah berbasis teknologi informasi, Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah menghadirkan pustakawan untuk melatih pengelola perpustakaan di tingkat sekolah.

Hal ini perlu dilakukan karena dari ribuan sekolah negeri maupun swasta yang ada di Bumi Tegar Beriman, hanya sedikit yang sudah berbasis IT.

“Dari ribuan sekolah, hanya sedikit yang perpustakaannya berbasis IT. Karenanya kegiatan bimbingan teknik perpustakan berbasis IT ini kami adakan dengan rincian 20 dari sekolah dasar (SD), 40 dari sekolah menengah pertama (SMP) dan 20 dari sekolah menengah atas (SMA),” ujar Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor M Rizal Hidayat, Kamis (25/8).

Ia menambahkan, kelebihan perpustakaan berbasis IT adalah kemudahan dalam mencari literatur atau koleksi buku dan memudahkan pengelolaan perpustakaan.

“Selain pengelolaan perpustakaan berbasis IT, kami juga mendorong agar koleksi buku-buku tidak hanya fisik, tetapi juga sudah berbentuk digital,” tambah mantan Kepala Kesbangpol ini.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang menggelar workshop untuk pengelola perpustakaan secara mandiri, tahun ini bimbingan teknik digelar dengan biaya dari APBD Kabupaten Bogor.

Dikutip dari inilahkoran.com, “Kalau dulu workshop yang bayar dari pihak sekolah, kalau bimbingan teknik kali ini dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Selain teori, para pengelola perpustakaan ini juga melakukan praktik bagaimana membeli buku, menyusun buku, hingga melakukan administrasi berbasis IT,” tambah Rizal.

Agar perpustakaan sekolah digemari para pelajar dan menghilangkan ketergantungan pelajar terhadap internet, Ade Muhammad Sya’ban selaku pustakawan meminta pihak sekolah tidak hanya mengadarkan buku paket, tetapi buku nonpaket yang disukai para pelajar.

“Pihak sekolah harus mengadakan buku nonpaket, yang lebih menarik dan sesuai dengan usia siswa,” kata Ade.

Selain itu, ke depan Kantor Arsip dan Perpustakaan juga mendukung program Kementerian Pendidikan yaitu gerakan literasi sekolah atau mewajibkan siswa membaca buku sebelum pelajaran dimulai.

“Gerakan literasi sekolah ini mewajibkan siswa membaca buku selama beberapa menit sebelum pelajaran dimulai. Gerakan ini perlahan dimulai karena selain untuk membiasakan siswa membaca juga sambil menunggu kesiapan sekolah dalam mempersiapkan koleksi bukunya,” pungkas Ade.

Tentang Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV DP GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Angkutan Umum di Tangerang akan Dilengkapi Perpustakaan!

Angkutan Umum di Tangerang akan Dilengkapi Perpustakaan! Dunia Perpustakaan | Tahukah anda bahwa, sebagaimana keburukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *