Home / Berita Perpustakaan / Miris, Ribuan Buku di Perpustakaan Malang Tak Kembali
Ilustrasi

Miris, Ribuan Buku di Perpustakaan Malang Tak Kembali

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

Miris, Ribuan Buku di Perpustakaan Malang Tak Kembali.

Dunia Perpustakaan | Sebanyak 4.725 buku di Perpustakaan Malang hilang. Buku-buku tersebut hilang karena banyak pengunjung yang tidak mengembalikan buku selama 10 tahun terakhir. Diketahui, sebanyak 3.574 peminjam dari Kota Malang dan 757 orang dari Kabupaten Malang. Sisanya dari Kota Batu sebanyak 65 orang.

Seperti dikatakan Santoso Mahargono, Pustakawan Perpustakaan Umum Kota Malang, buku-buku yang belum dikembalikan tersebut terdiri dari beberapa genre. Seperti buku komputer, novel, sosial, ekonomi, kesenian, sejarah, dan manajemen. Lalu terdapat pula buku-buku bertema kesehatan dan resep masakan. Dan termasuk juga buku anak-anak.

”Ini memang sudah menjadi PR (pekerjaan rumah) sejak lama, karena angka tersebut termasuk besar. Namun, kami masih berusaha menghubungi mereka lewat WhatsApp, SMS, dan telepon,” bebernya.

Dia juga menjelaskan, buku-buku yang hilang tersebut sebenarnya mulai tidak kembali sejak 2005 silam. Kebanyakan peminjam yang lupa mengembalikan adalah mahasiswa tingkat akhir.

”Mereka rata-rata pinjam buku pendamping untuk kuliah dalam menyelesaikan tugas akhir. Biasanya, setelah wisuda mereka akan mengembalikan buku tersebut.

Hingga berita ini ditulis, separo dari peminjam sudah banyak yang mengembalikan. Tetapi hal itu dirasa belum cukup menjawab PR pihak perpustakaan. Sebab, selalu bersalipan antara yang mengembalikan setelah ditagih dengan peminjam baru yang tidak mengembalikan.

”Bisa dikatakan, masih berputar dalam lingkaran, tapi kami memiliki prinsip yang penting bukunya kembali,” tegas ketua FKTBM (Forum Komunikasi Taman Baca Malang Raya) itu.

Dikutip dari radarmalang.co.id, [18/07/16]. Apalagi, sejak Januari tahun ini juga ada perubahan peraturan wali kota yang mengatur denda keterlambatan pengembalian. Yaitu, denda paling tinggi untuk satu buku sebanyak Rp 15 ribu per bulan. ”Jadi, jika terlambat lebih dari satu bulan hingga kapan pun akan dikenai denda sekitar Rp 15 ribu per buku,” tegas dia.

Tujuannya, agar buku segera kembali. Tapi kenyataannya, ada beberapa orang yang malah enggan mengembalikan buku dikarenakan sudah telanjur terkena denda tinggi. Padahal, denda tersebut fungsinya agar disiplin mengembalikan dan masih bisa diminta dispensasi sesuai kemampuan.

Sementara itu, koleksi buku di Perpustakaan Kota Malang menurut dia sekitar 169.000 buku. Jumlah tersebut terus bertambah dari tahun ke tahun.

About Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV DP GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar