Home ::: Berita Perpustakaan ::: Pengunjung Perpustakaan di Pamekasan Membludak

Pengunjung Perpustakaan di Pamekasan Membludak

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

-----------------------------------------------------------

Pengunjung Perpustakaan di Pamekasan Membludak.

Dunia Perpustakaan | Selama Bulan Suci Ramadhan, perpustakaan umum Pamekasan dibanjiri para pembaca yang berdatangan dari berbagai kalangan baik itu berasal dari kota Pamekasan ataupun dari luar kota Pamekasan.

Antusias minat baca masyarakat akhir-akhir ini jelas terlihat terutama hari Sabtu jam 09.00-10.00 WIB dan Sore hari Jam 04.00 WIB. Hal ini disebabkan karena bulan suci ramadhan.

Seperti yang dikatakan Kepala Perputakaan Umum Pamekasan, Akhmad Zaini M Pd, Bahwa untuk bulan Ramadhan memang peningkatan pengunjung di perpustakaan sangat signifikan, hampir 40% dari hari-hari biasanya.

“Itu di pengaruhi siswa yang libur dan perpus itu sendiri kita kemas senyaman mungkin, baik itu untuk berdiskusi, Belajar dan kerja kelompok serta untuk berselancar di dunia Maya,” jelasnya, Dikutip dari suarajatimpost.com, [25/06/16].

Zaini menambahkan, Di Kabupaten Pamekasan ini bisa dilihat adanya budaya pembaca edukatif, yang artinya adanya budaya yang mulai tumbuh daripada nongkrong di warung atau di jalan lebih baik nongkrong di perpustakaan sambil belajar. Tentunya hal ini cukup baik untuk pola belajar masyarakat di Pamekasan.

“Di perpustakaan umum ini kita sediakan 2 referensi, yaitu Internet dengan kapasitas 220 Mpbs yang tertinggi di seluruh perpustakaan di Indonesia serta semua itu gratis 24 jam tampa password. yang kedua adalah pengadaan buku.

Jadi biasanya mereka membuka Internet dulu yang didalamnya ada referensi, kemudian mereka mencari di buku, jadi kita sediakan semua kebutuhan para pembaca untuk kenyamanan dan kemudahan serta kepuasan masyarakat,” imbuhnya.

Dikatakannya, Bahwa di Pamekasan sekarang ada budaya bekerja kelompok, belajar kelompok dan diskusi kelompok yang ditempatkan di perpustakaan, dimana bila ada kesulitan referensi telah di siapkan dari pada diskusi dirumah, semuanya di siapkan baik buku maupun kebutuhan internet.

“Perpustakaan umum ini kita siapkan menjadi perpustakaan terpadu, jadi kita akan memisahkan antara manual (buku) dengan digital. Mulai saat ini kita sudah menyediakan 3 ribu judul digital dengan target 1 juta judul dan itu kita lakukan secara bertahap, karena masih ada kendala ruangan yang masih kurang memenuhi syarat,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, Bahwa perpustakaan Pamekasan ini sekarang menjadi perpustakaan interplaner, dimana tidak hanya menyediakan informasi agar mereka pintar saja, tetapi telah melangkah menjadi pemberdayaan.

“Sehingga ilmu di perpustakaan ini menjadikan masyarakat berdaya, dan kami ingin perpustakaan ini menjadi Living University (Universitas Hidup),” pungkasnya.

Tentang Penulis: Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV Dunia Perpustakaan GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar