Home ::: Berita Perpustakaan ::: Perpusnas Gandeng CMO Club Jakarta Tambah Koleksi Deposit

Perpusnas Gandeng CMO Club Jakarta Tambah Koleksi Deposit

Perpusnas Gandeng CMO Club Jakarta Tambah Koleksi Deposit.

Dunia Perpustakaan | Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dalam satu tugasnya yaitu menghimpun seluruh terbitan karya cetak dan karya rekam demi kelestarian informasi dan ilmu pengetahuan masyarakat terus menyerah simpankan karya cetak dan karya rekam (KCKR) yang tersebar demi catatan sejarah kemajuan peradaban bangsa.

Pakar pemasaran internasional Hermawan Kertajaya sekaligus pendiri MarkPlus, Inc. menggandeng komunitas Chief Marketing Officer (CMO) Club Jakarta untuk berpartisipasi menyerahkan KCKR dalam menambah koleksi deposit Perpusnas.

Dikutip dari metrotvnews.com, “Saya mengajak teman-teman CMO Club Jakarta untuk menambah koleksi depositnya Perpusnas. Mudah-mudahan dengan tambahan koleksi buat banyak orang-orang baca buku di perpustakaan,” ujar Hermawan dalam talk show Menjaga Wawasan Kebangsaan Melalui Penyimpanan dan Pendayagunaan Karya Anak Bangsa, di Main Hall Perpusnas RI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2016).

Kepala Direktorat Deposit Bahan Pustaka Perpusnas Lucya Damayanti mengungkapkan, dari 1990 hingga 2015, koleksi tercetak yang telah terhimpun di Perpusnas sudah mencapai 886.180 eksemplar. Sedangkan untuk karya terekam saat ini Perpusnas berhasil terhimpun sebanyak 26.432 eksemplar.

“Sementara materi fisik dan kandungan naskah kuno, Perpusnas sudah berhasil melestarikan sebanyak 1.095.895 naskah. Dan yang telah berhasil dialihmediakan dalam bentuk digital sebanyak 85.974 naskah,” tutur Lucya.

Secara khusus, Hermawan Kartawijaya dan Lucya Damayanti meresmikan CMO Corners di Perpusnas. Menurut Lucya, CMO Corners ini akan menjadi shelter penerimaan koleksi yang pernah dan akan diterbitkan dari para CEO perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia.

“Kami yakin banyak diantara para anggota CMO yang telah menerbitkan karya cetak atau pun memproduksi karya rekam sehingga banyak dijadikan referensi bagi masyarakat di masa yang akan datang,” tukasnya.

Sementara itu, Duta Baca Indonesia Najwa Shihab menyayangkan godaan media sosial yang membuat masyarakat di perkotaan lebih memilih membaca status pribadi dibanding membaca buku. Padahal di perkotaan sendiri banyak buku-buku yang bila dimanfaatkan akan meningkatkan ilmu pengetahuan dan sejarah peradaban bangsa.

“Di kota besar itu banyak buku, tapi godaannya media sosial. Sedangkan di desa-desa justru sedikit buku. Makanya harus didorong masyarakat agar gemar membaca buku, baik di kota maupun di desa,” tegasnya.

Hadirnya CMO di Perpusnas membuat Najwa berharap agar anggota-anggota CMO memiliki banyak cara untuk membuat khasanah intelektual bangsa juga bisa dinikmati sehingga bisa menjangkau generasi saat ini.

“Banyak karya-karya yang harus diolah lagi sehingga dekat dan cukup populer serta dibaca oleh generasi sekarang,” tutup Najwa.

Tentang Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV DP GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Mengintip Kemegahan dan Kenyamanan Perpustakaan Nasional China

Mengintip Kemegahan dan Kenyamanan Perpustakaan Nasional China. Dunia Perpustakaan || “Tuntutlah Ilmu sampai ke negeri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *