Home ::: Berita Perpustakaan ::: Perpustakaan ini Akan Ditutup karena Dianggap Tidak Hasilkan Sesuatu?

Perpustakaan ini Akan Ditutup karena Dianggap Tidak Hasilkan Sesuatu?

Perpustakaan ini Akan Ditutup karena Dianggap Tidak Hasilkan Sesuatu?

Dunia Perpustakaan | Kabar akan ditutupnya perpustakaan BP Batam masih belum ada kepastianya. Namun demikian, banyak masyarakat yang kecewa jika perpustakaan yang dikelola dengan uang negara tersebut ditutup.

Di tengah adanya isu akan ditutupnya Perpustakaan Badan Pengusahaan (BP) Batam, yang pasti sudah beberapa hari perpustakaan tersebut memang sudah tidak melayani peminjaman buku.

Dalam sebuah pemberitaan, dalam judulnya ditulis, “Catat, Perpustakaan BP Batam Tak Ditutup tapi Direlokasi”. Tapi anehnya dalam isi pemberitaan tersebut tak ada penyebutun dan kepastian jika perpustakaan ini hanya direlokasi saja.

Yang ada justru dalam pemberitaan tersebut menyebutkan bahwa, “Penutupan perpustakaan ini merupakan kebijakan Pimpinan BP Batam. Mereka menilai, perpustakaan tidak menghasilkan sesuatu. Sehingga, lebih baik ditutup.

Dikutip dari Batam Pos [24/1/2017], diberitakan jika Perpustakaan Badan Pengusahaan (BP) Batam tidak lagi melayani peminjaman buku, Selasa (24/1). Ini karena perpustakaan itu hendak ditutup.

“Kami hanya mengamankan aset saja. Buku ini termasuk aset negara karena pengadaannya menggunakan anggaran negara,” kata Pustakawan BP Batam, Wawan.

Penutupan perpustakaan ini merupakan kebijakan Pimpinan BP Batam. Mereka menilai, perpustakaan tidak menghasilkan sesuatu. Sehingga, lebih baik ditutup.

Padahal, menurut Wawan, keberadaan perpustakaan BP Batam ini sangat dibutuhkan bagi kalangan pelajar, mahasiswa, dan peneliti. Perpustakaan BP Batam memiliki koleksi buku-buku referensi pembuatan tugas, skripsi, tugas akhir, hingga tesis. Tak hanya itu, perpustakaan ini juga memiliki koleksi jurnal-jurnal ilmiah.

Selama tahun 2016 lalu, tercatat sebanyak 3.955 orang mengunjungi perpustakaan tersebut. Jumlah tersebut didominasi pelajar sebanyak 1.725 orang, mahasiswa 1.178 orang, umum 564 orang, dan pegawai BP Batam sebanyak 488 orang.

“Saya bisa membayangkan kekecewaan anak-anak itu yang awalnya ingin mencari referensi ke Perpustakaan tapi ternyata perpustakaannya sudah tidak ada,” ujarnya.

Wawan ingat, perpustakaan yang berlokasi di Gedung B Pusat Teknologi Informasi BP Batam ini pernah membantu Mantan Kepala Arsip Nasional RI (ANRI) M Asichin. Ketika itu ia tengah mencari buku referensi tentang ambang batas. Ia sudah mencari buku itu di banyak perpustakaan bahkan di perpustakaan nasional. Buku itu baru ia temukan di Perpustakaan BP Batam.

“Kalau ditutup nanti, seluruh koleksi perpustakaan akan disebar ke bagian-bagian lain. Misalnya, buku-buku kesehatan akan diserahkan ke RSBP,” tuturnya lagi.

Satu pengunjung perpustakaan, Sari, mengaku kecewa tak dapat meminjam buku lagi di Perpustakaan BP Batam. Buku itu ia butuhkan untuk membuat tugas akhir perkuliahannya.

“Perpustakaan di Batam itu mana saja sih? Ini yang dekat dengan jalan kenapa harus ditutup?” katanya.

Sari berharap perpustakaan itu tidak jadi ditutup. Sebab, perpustakaan itu menjadi andalannya dan teman-teman dalam mencari buku-buku referensi. Ia sering menemukan buku yang ia butuhkan di sana.

“Kalau perpustakaan ini ditutup, saya harus cari buku referensi kemana?” ujarnya.

Perpustakaan BP Batam berdiri pada tahun 2008. Perpustakaan ini memiliki 10ribu lebih koleksi buku. Buku-buku tersebut terbagi dalam beberapa kategori koleksi. Baik itu karya umum, agama, ilmu terapan dan teknologi, ilmu murni, ilmu sosial, biografi tokoh, bahasa, dan kesusasteraan.

Lain di Lapangan, Lain pada Kebijakan

Isu penutupan ini kami tanyakan kepada Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro. Jawabnya, “Sebenarnya belum ada keputusan. Namun saya lihat perpustakaan yang sekarang tidak efektif dan kurang terbangun dengan baik.”

Gedung PDSI seharusnya merupakan gedung yang menjadi tempat penyimpanan sumber data penting bagi sejumlah instansi pemerintahan di Indonesia seperti Sekretaris Kabinet (Seskab). Data E-KTP juga disimpan disana.

“Di sana itu tempat untuk menyimpan data penting. Dan seharusnya masyarakat umum tak boleh kesitu,” jelasnya.

Ia juga menyadari bahwa perpustakaan itu merupakan sumber ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat dan berjanji akan merelokasi ke tempat yang bagus. Sistem pengelolaannya juga akan dibuat lebih tertata rapi sehingga membuat nyaman masyarakat yang berkunjung.

Tentang Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV DP GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Angkutan Umum di Tangerang akan Dilengkapi Perpustakaan!

Angkutan Umum di Tangerang akan Dilengkapi Perpustakaan! Dunia Perpustakaan | Tahukah anda bahwa, sebagaimana keburukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *