Home ::: Berita Perpustakaan ::: Perpustakaan Keliling Rumah Baca Pondoknongko Jangkau Anak-anak Banyuwangi

Perpustakaan Keliling Rumah Baca Pondoknongko Jangkau Anak-anak Banyuwangi

Perpustakaan Keliling Rumah Baca Pondoknongko Jangkau Anak-anak Banyuwangi.

Dunia Perpustakaan | Sejak pagi di sudut utara halaman kantor desa Pondoknongko jadi perpustakaan dadakan bagi anak-anak. Sejumlah anak tampak asyik membaca buku dan sebagian lagi tampak asyik memilih-memilih buku.

Dikutip dari detik.com, “Kegiatan ini salah satu program Safari Ramadan dengan tema Pondoknongko berliterasi yang dilaksanakan pada 20-22 Juni 2016 dan diikuti oleh 3 rumah baca,” ujar relawan Rumah Baca Pondokan Absrulloh, di Kantor Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Senin (20/6/2016).

Pria yang akrab disapa Absor ini menuturkan selama Ramadan dirinya membuka lapak membaca sejak pukul 05.00-7.00 WIB. Alasannya itu adalah jadwal anak-anak berolahraga.

“Selama Ramadhan buka pagi karena itu waktu kegiatan anak-anak berolahraga pagi. Kalau siangan malah agak sepi,” katanya.

Tak hanya mengisi liburan anak-anak dengan peminjaman buku, dia dan dua Rumah Baca lainnya yang berada dalam satu desa juga mengadakan lomba menulis cerpen dan puisi. Mereka juga kreatif dalam memilih lapak membaca, tak melulu di dalam ruangan terkadang dia membuka lapaknya di tepian sawah.

“Di akhir setelah kami mengadakan lomba baca puisi dan menulis cerpen, tanggal 23 Juni balik ke sawah. Kalau buka di rumah pukul 16.00-04.00 WIB karena sambil nunggu sahur. Biasanya kalau anak-anak cuma sampai pukul 21.00 WIB itupun kerap pinjam dibawa pulang,” jelasnya.

“Tujuan untuk membangun budaya membaca anak-anak itu daripada mainanan mercon,” imbuhnya.

Menjadi relawan di rumah baca memang tak memberinya untung. Semua pemeliharaan buku pun dikelolanya secara swadaya bersama lima relawan lainnya.

“Sementara ini kegiatan ini didampingi pemerintah desa, cuma kalau untuk membantu pendanaan belum. Semua masih swadaya, buku-buku ini dapat sumbangan dari relawan dan yayasan 1001 buku,” kata pria yang sehari-hari berjualan kopi di rumah baca miliknya ini.

Absor menjelaskan Rumah Baca Padepokan memiliki 400 judul buku yang bisa dipinjam anak-anak dengan gratis. Mereka pun tak perlu menjadi anggota lebih dulu dan dapat langsung meminjam buku.

“Setiap anak yang mau pinjam tinggal dicatat di buku pinjam dan menulis alamat anaknya. Kalau belum sampai waktu yang ditentukan diberitahu, batas pinjam 3 hari maksimal pinjam 2 buku. Gratis,” katanya.

Absor mengaku senang dengan antusiasme anak-anak yang membaca buku. Dia berharap rumah baca miliknya bisa memantik semangat anak untuk terus sekolah. Apalagi di desanya masih banyak yang putus sekolah karena memilih menikah.

“Harapannya kami bisa mengurangi buta huruf, di sini banyak yang putus sekolah. Kalau pas berkumpul sambil baca buku kan ada teman yang sekolah dianya putus sekolah, nggak enak sendiri. Alhamdulilah sekarang sudah berkurang,” bebernya.

Tentang Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV DP GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Angkutan Umum di Tangerang akan Dilengkapi Perpustakaan!

Angkutan Umum di Tangerang akan Dilengkapi Perpustakaan! Dunia Perpustakaan | Tahukah anda bahwa, sebagaimana keburukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *