Home ::: Berita Perpustakaan ::: Puluhan Perpustakaan Dibuka di Desa, untuk Meningkatkan Minat Baca

Puluhan Perpustakaan Dibuka di Desa, untuk Meningkatkan Minat Baca

Ingin publikasi GRATIS kegiatan perpustakaan, TBM, sudut baca, dan aktivis kegiatan literasi lainya, Artikel, Makalah, dll segera hubungi kami DISINI!

Khusus pegiat literasi dan pustakawan yang ingin punya akun khusus disini, segera hubungi WhatsApp kami: 08586 8080 173

-----------------------------------------------------------

Puluhan Perpustakaan Dibuka di Desa, untuk Meningkatkan Minat Baca.

Dunia Perpustakaan | Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Kutai Timur (Kutim) Budi Santoso mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan minat baca. Caranya dengan memanfaatkan keberadaan perpustakaan.
Menurut Budi usaha mencerdaskan masyarakat tidak hanya dengan meningkatkan mutu pendidikan, namun salah satunya dengan menumbuhkan dan meningkatkan minat baca masyarakat.

Karena itu pihaknya  terus berusaha agar masyarakat, baik di perkotaan hingga ke pelosok desa mau berkunjung dan menggali ilmu serta informasi di Perpustakaan, baik Perpustakaan yang ada di kecamatan maupun di pedesaan.
Budi mengatakan, bahwa memang menjadi tugas bersama dalam menjaga dan mengembangkan perpustakaan baik yang ada di kabupaten, kecamatan maupun di pedesaan.

Dikutip dari sumber prokal.co, [22/07/16]. “Karena itu saya selalu meminta kepada camat dan kepala desa, untuk selalu memantau, membina dan ikut mengaktifkan perpustakaan di kecamatan dan pedesaan,” katanya.

Dijelaskan Budi, dari 133 desa dan 2 kelurahan di Kutim, kini sudah berdiri 52 perpustakaan desa, 18 perpustakaan kecamatan dan 1 perpustakaan induk. Selain itu ada 4 Unit Pelayanan Teknis (UPT) perpustakaan di kecamatan.

Kebanyakan perpustakaan kecamatan dan desa ini dijaga oleh petugas dengan status masih sebagai tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) yang direkrut dari masing-masing kecamatan dan desa. Namun dirinya memberikan atensi khusus kepada para camat, jika ada petugas perpustakaan yang tidak aktif, maka tidak perlu diperpanjang status tenaga kerja kontraknya.

Budi mengakui, minat baca masyarakat masih sangat rendah terutama untuk datang ke perpustakaan. Padahal selain gratis, perpustakaan sebagai sumber ilmu yang murah karena masyarakat tidak perlu membeli buku, namun cukup membaca di tempat atau meminjam bukunya untuk dibawa pulang. Sehingga untuk menumbuhkan minat baca masyarakat tersebut, Badan Perpustakaan Kutim selalu melakukan upaya jemput bola dengan mengerahkan mobil-mobil perpustakaan keliling yang ditempatkan di beberapa pusat keramaian dan daerah pelosok lainnya.

Tentang Penulis: Dunia Perpustakaan

DuniaPerpustakaan.com merupakan salah satu portal berita dan informasi yang dimiliki CV Dunia Perpustakaan GROUP yang berisi terkait dengan semua informasi bidang ilmu perpustakaan. Didalamnya membahas terkait dengan Software Perpustakaan, Lowongan Kerja untuk Pustakawan, Profile Perpustakaan di dalam negeri dan luar negeri, Sosok Inspirasi terkait Pustakawan dan pejuang literasi, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar