Dunia Perpustakaan | Membaca sering disebut sebagai salah satu fondasi penting dalam pembentukan pengetahuan dan pola pikir. Sejumlah tokoh dunia dari berbagai bidang mengakui bahwa kebiasaan membaca berperan signifikan dalam perjalanan mereka mencapai posisi berpengaruh di tingkat global. Artikel ini merangkum lima tokoh publik yang dikenal memiliki kegemaran kuat terhadap buku dan bagaimana aktivitas tersebut memberi kontribusi pada keberhasilan mereka.
5 Tokoh dunia ini secara tegas dan terang-terangan berani menyatakan jika sukses mereka diraih diantaranya karena kecintaan mereka dalam membaca buku.
Luar biasanya, mereka tidak hanya membaca buku saja, melainkan MEMPRAKTEKAN apa yang mereka baca sehingga buku-buku yang mereka baca mampu mengantarkan sukses besar mereka hingga dikenal di penjuru dunia.
Di Perpustakaan anda, apakah ada terpasang kisah-kisah sukses orang-orang atau tokoh yang sukses karena membaca buku?. Mereka juga dikenal sangat menyukai perpustakaan sebagai pusat ilmu pengetahuan dikumpulkan.
#1. Warren Buffett
Warren Buffett, investor asal Amerika Serikat yang memimpin Berkshire Hathaway, dikenal sebagai salah satu sosok paling dihormati di dunia keuangan. Dalam berbagai kesempatan, ia menyampaikan bahwa membaca adalah bagian utama dari rutinitas hariannya.
Buffett menghabiskan sebagian besar waktu kerjanya untuk membaca laporan keuangan, biografi tokoh bisnis, serta buku-buku investasi. Aktivitas tersebut membantunya memperluas pemahaman mengenai pasar dan menilai risiko secara lebih akurat.
Dalam salah satu pernyataannya, Buffett mengatakan:
“Read 500 pages every day. That’s how knowledge works. It builds up, like compound interest.”
Pernyataan ini menggambarkan pandangannya bahwa pengetahuan tumbuh secara bertahap melalui kebiasaan membaca yang konsisten, sebagaimana bunga majemuk yang meningkat dari waktu ke waktu.
#2. Bill Gates
Bill Gates, pendiri Microsoft dan filantropis melalui Bill & Melinda Gates Foundation, dikenal sebagai pembaca yang disiplin. Gates rata-rata menyelesaikan sekitar 50 buku setiap tahun.
Melalui situs pribadinya, Gates kerap membagikan daftar buku yang ia baca dan ringkasannya. Menurutnya, membaca merupakan cara efektif untuk mempelajari hal baru serta memperdalam pemahaman terhadap isu global, termasuk kesehatan masyarakat dan perubahan iklim.
Gates pernah menyampaikan:
“Reading is still the main way that I both learn new things and test my understanding.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ia menempatkan membaca sebagai metode utama untuk mengevaluasi gagasan dan memeriksa keakuratan pemahamannya.
#3. Elon Musk
Elon Musk, pendiri SpaceX dan CEO Tesla, merupakan salah satu tokoh teknologi yang sering dikaitkan dengan inovasi di bidang kendaraan listrik, penerbangan antariksa, dan kecerdasan buatan. Selain latar belakang akademisnya, Musk menjelaskan bahwa banyak pengetahuan teknis yang ia miliki berasal dari kebiasaan membaca.
Semasa remaja, Musk dikenal sering membaca ensiklopedia, literatur sains, dan fiksi ilmiah. Ketika mendirikan SpaceX, ia mempelajari berbagai literatur teknik roket untuk mendukung proses pengembangan perusahaan tersebut.
Saat diwawancara mengenai sumber pengetahuannya, Musk mengatakan:
“I read books.”
Meski sederhana, pernyataan ini menguatkan bahwa buku menjadi salah satu rujukan utama baginya dalam memahami bidang yang kompleks.
#4. Oprah Winfrey
Oprah Winfrey, tokoh media dan pemilik jaringan televisi OWN, juga dikenal sebagai sosok yang memiliki ketertarikan kuat terhadap literasi. Dirinya tumbuh dalam lingkungan yang penuh tantangan, dan membaca menjadi salah satu sarana yang membentuk cara pandangnya.
Winfrey mendirikan Oprah’s Book Club, sebuah program rekomendasi buku yang berpengaruh luas dan mampu meningkatkan penjualan berbagai judul secara signifikan. Program tersebut didasarkan pada keyakinannya bahwa membaca dapat membantu seseorang memahami diri dan lingkungan secara lebih baik.
Dalam sebuah kesempatan, Winfrey menyatakan:
“Books were my pass to personal freedom.”
Pernyataan ini menggambarkan bahwa membaca memberikan ruang bagi dirinya untuk memperluas wawasan dan membangun kesempatan baru dalam hidup.
#5. Abraham Lincoln
Abraham Lincoln, Presiden Amerika Serikat ke-16, berasal dari keluarga sederhana dan memiliki keterbatasan akses pendidikan formal. Lincoln mempelajari banyak hal secara otodidak melalui buku, termasuk hukum, politik, sejarah, dan retorika.
Kebiasaan membaca tersebut berperan besar dalam kehidupan profesional dan politiknya. Kemampuannya berpidato serta menyusun argumen sebagian besar terbentuk dari literatur yang ia pelajari.
Lincoln pernah menyampaikan:
“A capacity, and taste, for reading gives access to whatever has already been discovered by others.”
Pernyataan tersebut menunjukkan pandangannya bahwa membaca memberikan akses kepada pengetahuan dan pemikiran manusia yang telah berkembang jauh sebelumnya.
Kelima tokoh tersebut berasal dari latar belakang dan bidang yang berbeda, namun memiliki kesamaan dalam menjadikan membaca sebagai bagian penting dari proses belajar mereka. Pernyataan yang mereka sampaikan mengenai membaca menunjukkan bahwa buku bukan hanya sumber informasi, tetapi juga sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir, memahami persoalan yang kompleks, dan mengambil keputusan dengan lebih matang.
Dunia Perpustakaan Informasi Lengkap Seputar Dunia Perpustakaan

